Saturday, 2 July 2011

Chatting Remaja Yahudi Membawa Kepada ISLAM

Chatting biasa digunakan banyak orang untuk keperluan tak bermanfaat. Tapi melalui Chatting, seorang remaja Yahudi justru memeluk Islam
Musa Caplan nama lengkapnya. Baru berusia 16 tahun. Sebelum memeluk Islam, Musa beragama Yahudi. Keluarganya bukanlah dari kalangan Yahudi tradisional (orthodok). Namun ia justru belajar agama dari penganut tradisional.

“Aku belajar agama dari kelompok Yahudi Orthodok di sinagog (rumah ibadah kaum Yahudi-red). Demikian pula pendidikan formal juga di sekolah orthodok,” tutur Musa. Tinggal di komunitas Yahudi Orthodok di Amerika Serikat, ia seakan ”putus” kontak dengan dunia luar. Otomatis kala itu Musa tidak punya teman non-Yahudi sama sekali. Melalui bantuan internetlah ia mendapatkan banyak teman, terutama dari kalangan Islam. Dari diskusi online, ia justru mulai ragu dengan agamanya dan akhirnya bersyahadah via internet. Berikut kisahnya seperti dituturkan di di situs readingislam.com.

Kenal Islam lewat internet

“Belakangan, sejak kenal internet, aku jadi suka chating. Dari situlah bisa kenalan dengan berbagai macam kalangan, suku dan agama,” imbuhnya. Bahkan, e-mail Musa secara perlahan mulai terisi oleh teman-temannya yang beragama Islam. Sejak saat itulah ia mulai tertarik dan antusias mempelajari Islam.

“Aku menaruh perhatian sangat spesial dengan Islam. Kami saling bertukar info tentang Tuhan, nabi, moral, dan nilai-nilai agama. Perlahan aku jadi tahu banyak tentang Islam. Ternyata Islam adalah agama yang penuh damai. Begitupun aku belum bisa menghilangkan imej buruk tentang Islam. Misal ketika kudengar ada serangan teroris, sama seperti yang lainnya, aku menuding Islam itu ekstrem.” aku Musa. Beruntungnya ia punya kenalan online beragama Islam. “Dialah yang telah membuka pintu Islam kepadaku.”

Alhasil ia justru jadi banyak bertanya pada dirinya sendiri. Apakah agama Islam mengajarkan hal itu (membunuh orang tak berdosa)? Katanya Nabi Muhammad adalah seorang pejuang besar dan tidak pernah membunuh orang tak berdosa.

“Dari diskusi itu aku yakin Islam juga mengajarkan respek, damai, dan toleransi. Tidak pernah disebutkan untuk membunuh orang selain Islam. Dalam Al-Quran ada satu pelajaran yang sangat berharga dan dalam maknanya:”Membunuh seseorang, sama dengan merusak seluruh dunia.” Musa menyitir sebuah ayat Al-Quran.

Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa barangsiapa membunuh seseorang, bukan karena orang itu membunuh orang lain, atau bukan karena berbuat kerusakan di bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh semua manusia. Barangsiapa memelihara kehidupan seorang manusia, maka seakan-akan dia telah memelihara kehidupan semua manusia. (Al-Ma'idah:32)

Setelah yakin Islam bukan agama perang, Musa memutuskan untuk mempelajari Islam lebih mendalam. Ia justru menemukan keragu-raguan dalam agamanya sendiri.

“Entah mengapa pandanganku sangat cocok dengan pandangan Islam. Aku bahkan menduga Kitab Perjanjian Lama, misalnya, telah banyak diubah. Diubah semata-mata untuk kepentingan materi.”

“Hal menarik lainnya yang membawaku makin condong ke Islam adalah kebenaran ilmiah (scientific truth) yang ada dalam Al-Quran. Kandungan ilmiah Al-Quran luar biasa. Misal Quran menceritakan bagaimana kejadian manusia yang berawal dari sperma manusia. Asal mula kehifupan manusia sebagaimana diceritakan dalam Al-Quran itu jauh sebelum ilmu pengetahuan ditemukan,” tukas Musa mantap.

“Al-Quran juga menyatakan bagaimana gunung-gunung dibentuk dan berbicara tentang lapisan atmosfir! Ini semuanya hanya beberapa dari begitu banyaknya penemuan-penemuan ilmiah, yang telah ada dalam Al-Quran 1400-an tahun yang lalu jauh sebelum penemuan-penemuan ilmu pengetahuan saat ini. Inilah salah satu kunci atau faktor yang menghantarku menemukan kebenaran dalam kehidupan,” lanjutnya bersemangat.

Musa menambahkan ada banyak website (situs) yang sangat bias dalam mengartikan ayat-ayat tertentu. Misalnya ayat-ayat tentang “perang”. Dikatakannya, kebanyakan situs-situs itu mengambil frase “perang”tersebut untuk membuat opini bahwa Islam agama suka perang.

“Padahal tidak demikian. Dalam bahasa Arab, kata Islam berasal dari salama yang bermakna “damai atau selamat”. Aku sangat yakin Islam agama damai.”

Tidak berani tinggalkan shalat

Menilik usianya yang masih sangat muda dan tinggal di lingkungan kaum Yahudi, Musa menghadapi banyak tantangan. Terutama dari keluarganya.

“Sungguh sangat sulit bagi mereka jika tahu aku telah berganti keyakinan. Jujur saja, keluarga dan sanak famili semua sayang padaku. Apa reaksi mereka kala mengetahui anak laki-laki kesayangannya telah masuk Islam? Karena itu, sementara waktu aku tak bisa leluasa memperlihatkan kehidupan Islam secara sempurna dalam kehidupan harian. Namun aku bersyukur kepada Allah, diberikan kekuatan hingga tetap bisa menunaikan shalat lima waktu dengan lancar. Khusus shalat saya berjuang untuk tidak meninggalkannya,” tutur Musa.

Menariknya, tatacara amal ibadah dalam Islam, semisal shalat dipelajarinya melalui chatting dengan rekan muslim dan juga browsing di internet.

“Paling kurang aku bisa tetap memelihara keyakinan pada Allah. Beberapa hal lain, secara fisik, lumayan sulit mengekspresikannya di khalayak ramai.”

Musa belum berani memberitahukan kepada kedua orangtuanya bahwa sudah memeluk Islam. Karena itu pula ia belum berani keluar rumah guna mendatangi mesjid untuk shalat. Seperti disebutkan di atas, tempat tinggalnya adalah kawasan Yahudi Orthodoks dan mesjid yang ada letaknya pun sangat jauh dengan rumahnya.

Karena usia yang masih sangat belia, Musa terkadang sulit mengendalikan emosinya. Misal kala berdebat sesuatu tentang Muslim, katakanlah tentang Timur Tengah, hatinya jadi mudah meletup.

“Saat diskusi seluruh anggota keluarga sudah pasti mendukung Israel. Mereka tidak tahu bagaimana kenyataan yang sebenarnya. Seperti bangsa Palestina, saya pikir seharusnya mereka memperlakukan rakyat disana secara baik. Ketika keluargaku bicara tentang situasi di sana, terutama saat mereka menyebut-nyebut “Tanah suci bangsa Yahudi” atau “Tanah Impian”, entah kenapa hatiku menolaknya dan bahkan ada rasa marah. Saya jadi gampang tersinggung.” aku Musa panjang lebar.

Sulitnya bersyahadah di khalayak ramai

“Aku belum mendapatkan kesempatan untuk mengucapkan syahadah dengan disaksikan khalayak ramai. Meskipun begitu aku telah bersyahadah di hadapan yang Maha Menyaksikan, yakni Allah SWT. Nanti ketika umurku sudah cukup dan dianggap dewasa untuk bepergian sendirian, maka aku berniat untuk melangkah ke mesjid, insya Allah. Hal terpenting saat ini adalah meningkatkan kualitas diri (iman),” ujarnya.

Diam-diam Musa bahkan mulai berdakwah dengan mengajak rekan-rekan sepermainannya untuk meninggalkan minum-minuman keras, nonton film porno, menjauhi obat-obatan terkarang dan juga menghilangkan kebiasaan mencuri. Namun tentu saja hal itu tidaklah mudah. Musa mencoba semampu yang ia bisa.

“Semuanya demi dan untuk Allah. Aku berharap sepanjang waktu yang ada bisa mengerjakan apa yang Allah maui dari hamba-Nya.”

Musa, uniknya, tidak mau disebut telah menemukan Islam atau masuk Islam ataupun telah mendapatkan cahaya terang selepas berada dalam kegelapan. Akan tetapi ia ingin dikatakan telah kembali kepada Islam. Semoga Allah menuntunnya kepada jalan yang benar sebagaimana Allah telah tuntun kita semua. Amiin.

Dianggap sudah mati

Peristiwa masuk Islamnya kalangan Yahudi memang sering bikin heboh. Kebanyakan komunitas dan terlebih keluarga si muallaf tidak bisa menerima hal itu. Seperti peristiwa kaburnya seorang gadis Yahudi baru-baru ini di Yaman. Terakhir diketahui sang gadis telah memeluk Islam. Kabarnya di sana peristiwa seperti itu telah puluhan kali terjadi. Untuk kasus seperti itu, maka pihak keluarga si muallaf Yahudi melakukan upacara kematian dan menganggap salah satu anggota keluarganya telah mati, karena keluar dari agama Yahudi.

Maryam Jamilah, penulis buku Islam terkenal dan seorang muallaf Yahudi Amerika yang masuk Islam tahun 1961, pernah mengalami masa-masa sulit selepas berganti keyakinan. Diceritakan kala itu ia dianggap sudah tidak ada lagi oleh anggota keluarganya.

“Keluarga saya menyusun opini bahwa saya sudah keluar (dari Yahudi). Saya diperingatkan, dengan memeluk Islam kehidupan saya akan sulit, Karena Islam bukan bagian dari Amerika. Dikatakan mereka, dengan ber-Islam maka saya akan diasingkan dari keluarga dan masyarakat,” kisah wanita yang punya nama asli Margaret Marcus itu sebagaimana disitir Islamreligion.

“Jujur saja, pada masa itu saya belum begitu kuat menghadapi serangan dan tekanan seperti itu. Hingga jatuh sakit. Bahjan saya berencana berhenti dari kuliah. Selama dua tahun saya berada dalam perawatan medis khusus,” lanjutnya. Maryam mulai bersentuhan dengan Islam kala baru berumur sepuluh tahun. Satu ketika ia pernah berujar begini.

“Delapan tahun di sekolah dasar, lalu empat tahun di sekolah menengah dan satu tahun di akademi. Saya belajar bahasa Inggris, Perancis, Spanyol, Latin dan Yunani, Aritmatika, Geometri, Aljabar, Biologi, Sejarah Eropa dan Amerika, Musik dan Seni, akan tetapi saya tidak pernah mengenal siapa Tuhan saya!” Begitulah. [zulkarnain jalil, kontributor www.hidayatullah.com di Aceh. Email \n zkarnain03@yahoo.com ]
Sumber: hidayatullah, 15 Maret 2008

Thursday, 30 June 2011

Hiburan

Justin Timberlake beli laman MySpace


LAMAN rangkaian sosial MySpace.



LOS ANGELES – Penyanyi pop, Justin Timberlake merupakan sebahagian daripada pemilik laman rangkaian sosial MySpace selepas dia bekerjasama dengan syarikat Specific Media untuk membeli laman itu pada harga AS$35 juta (RM105.65 juta) daripada syarikat News Corp milik bilionair Rupert Murdoch, lapor sebuah akhbar semalam.
Sebagai persediaan untuk menerajui MySpace, Timberlake membina sebuah ibu pejabat di sini selain mengambil enam orang pekerja.
“Semasa kami menemui Justin dan ketika kami berbincang mengenai strategi kami, satu persetujuan telah dicapai dengannya,” kata Ketua Pegawai Eksekutif Specific Media, Tim Vanderhook.
“Salah satu daripada keghairahannya ialah dia seronok membantu artis lain dan mencipta satu komuniti untuk orang ramai menyuarakan perasaan mereka,” jelasnya.
MySpace pernah digelar sebagai raja laman jaringan sosial tetapi kewujudannya ditenggelamkan oleh Facebook dan Twitter sekali gus membawa kepada kemerosotan pengguna.
Facebook kini dilaporkan bernilai AS$70 bilion (RM212.3 bilion) manakala ketua pegawai eksekutifnya, Mark Zuckerberg, 27, dilaporkan memiliki kekayaan berjumlah AS$18 bilion (RM54.5 bilion)
Timberlake juga berlakon dalam filem The Social Network yang mengisahkan kehidupan Zuckerberg di Universiti Harvard.
Dalam filem itu, Timberlake memegang watak sebagai presiden pertama Facebook, Sean Parker yang juga pengasas laman stor muzik dan penjual syarikat, Napster. – Agensi

Monday, 27 June 2011

Agar-Agar Nangka Kak Ani Aziz


Agar-agar ini boleh disediakan semasa majlis perkahwinan untuk Makan Pengantin , Majlis Sambutan Hari Jadi dan sebaginya.

Sunday, 26 June 2011

Berita Kemalangan

Anggota Bomba dan Penyelamat sedang keadaan kenderaan pelbagai guna (MPV) Produa Alza yang terbabas dalam kemalangan yang berlaku di Kilometer 240.3 Projek Lebuhraya Utara Selatan menghala Utara berhampiran plaza tol Pedas-Linggi di sini, Ahad. Akibatnya, Ramlan Pilus, 29, dan Nurul Emi Nadjwa Mohd Latif, 2, terbunuh selepas kenderaan yang dinaiki dipercayai gagal dikawal lalu terbabas di dalam longkang di tepi lebuhraya pada kira-kira pukul 2.50 petang Ahad. Tiga lagi mangsa cedera parah dan di hantar ke Hospital Tuanku Ja'afar Seremban. --fotoBERNAMA

Saturday, 25 June 2011

info

Maksud Sebenar I’m An Open Relationship di Facebook!!!!!


Menurut pemerhatian saya, ramai diantara kita yang meletakkan I’m An Open Relationship sebagai status di Facebook tetapi berapa ramai yang tahu maksud sebenar status itu?
Dipetik daripada wikipedia:
An open relationship is a relationship in which the people involved agree that they want to be together, but in which romantic or sexual relationships with additional people are accepted, permitted or tolerated.
Yang bermaksud:
Open Relationship ialah sebuah hubungan di mana mereka yang terlibat setuju yang mereka mahu bersama, tapi di mana hubungan romantis dan seksual dengan kehadiran orang lain diterima, dibenarkan dan ditoleransi.
Dalam erti kata lain, orang yang meletakkan I’m An Open Relationship sebagai status mereka tidak kisah melakukan hubungan seksual dengan sesiapa pun. Maka adalah amat menyedihkan apabila kita sebagai umat Islam sendiri menggunakan status ini.
Sila sebarkan agar orang bukan Islam yang faham maksud sebalik Open Relationship tidak memandang remeh pada umat Islam.
Harap Maklum.

Thursday, 23 June 2011

Berita

Bunuh gadis demi sarapan percuma


E-mel Artikel Cetak Artikel Tanda Artikel Besarkan Saiz Teks Kecilkan Saiz Teks Komen Artikel
REBECCA...mayatnya ditemui  dalam hutan.
REBECCA...mayatnya ditemui dalam hutan.
LONDON: Seorang pelajar didakwa membunuh bekas teman wanitanya selepas dijanjikan sarapan percuma, mahkamah diberitahu, semalam.
Rebecca Aylward, 15, ditemui mati dengan kesan pukulan di kepala pada Oktober tahun lalu.

Peguam, Greg Taylor, berkata kejadian itu berlaku beberapa minggu selepas tertuduh, 16, bertaruh dengan rakannya untuk melakukan perbuatan kejam berkenaan.
Katanya, jika tertuduh sanggup membunuh Rebecca, rakannya itu akan membelikannya sarapan.

Dalam keterangan di Mahkamah Swansea semalam, tertuduh dikatakan mempengaruhi Rebecca supaya datang ke kawasan hutan terpencil berhampiran Bridgend, selatan Wales.

Untuk mengelakkan dikesan, Rebecca diminta menipu dengan memberitahu ibunya kononnya dia bertemu seseorang yang lain.

Bagaimanapun, Rebecca memberitahu ibunya bahawa dia diminta bertemu dengan tertuduh.

Apabila tiba di kawasan tersorok itu, tertuduh memukul kepala Rebecca beberapa kali dengan batu sehingga mangsa mati di tempat kejadian.
Semalam, Taylor turut mengemukakan pelbagai bukti membabitkan mesej pesanan ringkas dan perbualan maya dalam Internet kepada juri.

“Tiada sebarang keraguan Rebecca dibunuh di kawasan hutan di Aberkenfig.

“Ketika itu hujan dan dia dibiar tertiarap sehingga mati dalam hutan dengan pakaian yang baru dibeli sehari sebelum kejadian,” katanya. - TS

MUTIARA KATA HARI INI

Wanita itu sendiri adalah rahsia , Nafsu mengatakan wanita cantik atas dasar rupanya, akal mengatakan wanita cantik atas ilmu dan kepandaianya dan hati mengatakan wanita cantik atas dasar akhlaknya.

Sahabat,
Sahabat yang beriman ibarat mentari yang menyinar. Sahabat yang setia bagai pewangi yang mengharumkan. Sahabat berhati mulia membawa ke jalan ALLAH.